Tentang Biaya

Aku dan S lahir dan tumbuh dengan latar belakang yang berbeda. Mungkin karena itu aku tertarik padanya. Karakternya yang supel dan ringan tangan itu menarik. Perlahan dia juga semakin sabar menghadapi emosi ku yang seringkali jatuh.

Perbedaan itu pula yang membenturkan kami dengan masalah biaya.

Baginya, pernikahan adalah menyatukan dua manusia. Mengambil yang wajib, tanpa menyulitkan.

Bagi keluargaku, menikah adalah menyatukan dua keluarga. Mempersiapkan penerimaan keluarga besar akan kehadirannya.

Baginya, pesta dibiayai oleh pihak yang menyediakan tempat.

Bagi keluargaku, pesta dibiayai oleh pihak laki-laki, diselenggarakan di tempat perempuan.

Baginya, pesta bukanlah hal utama.

Bagi keluargaku, pesta adalah memori yang akan menguatkan di masa depan. Tak harus mewah, yang penting berkesan.

Baginya, lamaran hanyalah bertandang dan obrolan antar keluarga untuk menyepakati yang berikutnya.

Bagi keluargaku, cincin emas pada acara lamaran adalah kewajaran. Bahkan meski hanya 2-3 gr.

Bagi keluargaku, kelayakan mahar adalah di atas 10 gr.

Sementara ruang lingkup aku dan dia seringkali hanya meminta setengahnya

Aku tak terlalu paham tentang adat-istiadat. Yang aku tahu, pandangan keduanya benar, tapi bagaimana aku bisa menengahi?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s